Tips mencontek yang baik dan benar

Ok, sebelum kita ulas mengenai cara-cara mencontek yang baik dan benar, alangkah baiknya kalo kita telaah dulu jenis-jenis mencontek. Menurut jenisnya, tipe mencontek itu ada 3:

A. Contek diam-diam
Dalam kasus ini, pelaku pencontek cenderung mencontek kerjaan temennya yang pinter. Tapi sering juga karena kepepet, temen yang bodoh pun tetep dicontekin. Dalam contek tipe, korban yang diconteki (biasanya) tidak sadar telah dicontek…

B. Kerja sama
Contek jenis cenderung lebih menyenangkan. Karena dilakukan oleh 2 kepala (atau lebih), ujian jadi (terasa) lebih ringan…

C. Solo career
Contek jenis ini biasanya lebih menjanjikan, tapi kalo resiko kalo ketauan lebih bahaya, karena si pelaku contek bakal bunya barang bukti mencontek…hahaha!

Nah, sekarang mari kita ulas tips-tips mencontek yang baik dan benar….
1. Behave. Be calm. Be confident
Kalo kamu mau mencontek, usahakan gesture tubuh kamu jangan terlalu mencolok. Karena kalo kamu-nya udah salah tingkah duluan, misal: keringet dingin, dijamin si pengawas ujian bakal curiga.

2. Hindari eye-contact dengan pengawas ujian
Saya kasih tau ya, peserta ujian yang sering terlibat eye-contact dengan pengawas cenderung langsung dinobatkan sebagai calon pencontek. Jadinya sebisa mungkin hindari eye-contact. Cara yang paling baik adalah pura-pura ngeliat jam dinding di depan ruangan, sambil sesekali melirik si pengawas ujian. Sebisa mungkin gesture-nya se-natural mungkin.Terus, kalo kamu terlibat eye-contact dengan sang pengawas, kamu ga usah panik. Cara yang paling ampuh adalah langsung berpura-pura mikir, bisa dengan sambil bergumam & sok-sok mikirin teorema/dalil dari mata kuliah yang bersangkutan….hahaha!

3. Hindari posisi duduk miring
Biasanya ini terjadi kalo kamu mau mencontek temen kamu yang duduknya di belakang kamu. Posisi duduk miring emang memudahkan manuver mencontek ke belakang, tapi sayangnya posisi seperti ini sangat mencurigakan. Jadi lebih baik dihindari.

4. Jangan bawa alat tulis komplit
Kalo perlu, kamu mending ga usah bawa pulpen. Logikanya begini, semakin banyak barang yang kamu ngga bawa, berarti semakin banyak juga kesempatan kamu minjem barang ke temen, berarti semakin banyak juga peluang untuk mencontek temen yang kita pinjem barangnya….hahahaha! Saat pinjem barang, usahakan mata ga usah melihat barang yang kita pinjem, tapi fokus pada kertas jawaban target yang akan dicontek.

5. Jangan pernah buat contekan di kartu ujian
Sumpah, ini cara yang paling dongo’ banget! Saya suka mau teriak kalo nemuin kebetan mahasiswa di kartu ujiannya….! Agh!

6. Buat kebetan di kertas kecil
Jangan pernah serakah dalam membuat kebetan! Kalo memang sifat ujiannya close book, ya buat kebetannya di kertas kecil aja. Jangan buat kebetan di kertas A4!

7. Mencontek saat di awal
Kerjakanlah soal yang paling susah dulu! Ini wajib! Karena kalo ujiannya baru dimulai, cenderung pengawas ujian masih ngga fokus, jadinya chance untuk mencontek juga lebih besar…. Coba bandingin dengan momen-momen akhir ujian. Biasanya mahasiswa udah keburu panik kalo waktu ujiannya tiggal dikit. Jadinya ngga bisa mencontek dengan pikiran jernih….hahahaha!

8. Ke toilet
Ini adalah senjata pamungkas dalam urusan contek-mencontek (khususnya kalo selama ujian, peserta diperbolehkan untuk ke toilet). Sebelum pergi ke toilet, alangkah baiknya kamu hapalin dulu soal-soal apa aja yang ngga bisa kamu jawab, baru deh ntar di dalam toilet, kamu bebas membaca kertas kebetan kamu sepuasnya! Haahahaha!

Hmm, untuk saat ini, begitu dulu tips mencontek dari saya…Selamat mencontek Ujian!

Posted in Hobi. 38 Comments »

Tips menghilangkan Upil

Kotoran hidung atau yang biasa kita sebut upil adalah kotoran yang berada di dalam lubang hidung yang terbentuk secara alami. Kegiatan membersihkan upil alias ngupil bisa menjadi aktifitas keseharian seseorang. Kadang korek upil bisa menjadi hobi yang menyenangkan, namun kadang menjadi kegiatan yang membosankan maupun menyiksa baik lahir maupun batin.

Lobang hidung yang bersih tentu akan membuat kita pede dibandingkan jika tanpa kita sadari upil kita menyembul keluar dan dilihat orang lain. Untuk itu pekerjaan bersih-bersih upil sangatlah penting untuk menjaga penampilan tetap oke serta menghilangkan kegiatan ngupil di sekitar orang banyak.

Jika kotoran pada lubang idung anda sudah banyak biasanya secara otomatis upil jika basah akan berusaha keluar sendiri dari hidung anda. Terkadang saat itu terjadi ketika kita berada di tempat umum banyak orang. Sebaiiknya lakukanlah ngupil di tempat tertutup dan tidak ada orang lain agar mengupil jadi lebih asyik.

Langkah-Langkah Ngupil Yang Bersih Dan Menyenangkan :
1. Siapkan tissue halus kering baik jenis tisu toilet maupun tisu saputangan.
2. Sebaiknya dilakukan segera setelah mandi atau di mana keadaan lubang hidung kita basah alami. Jika dilakukan dalam kondisi lubang hidung kering bisa lebih sulit dan lama.
3. Lapisi jari kelingking dengan tissu.
4. Masukkan jari kelingking yang dilapisi tisuu tadi ke lubang hidung.
5. Di dalam hidung, gerakkan jadi kelingking anda menyapu upil sedikit demi sedikit.
6. Upil yang basah akan tertarik keluar dan menempel pada tisu.
7. Lakukan seterusnya dengan bagian tisu yang masih bersih hingga seluruh upil terangkat keluar.
8. Buang tisu ke tempat sampah serta cuci tangan sampai bersih.

—–

Tambahan :
- Bersihkan juga bulu hidung anda dengan cara memotong / memangkas jika sudah panjang atau sering membuat hidung anda tidak nyaman.
- Setelah mandi sebaiknya bagian dalam telinga / kuping yang basah dikeringkan dengan tisu supaya bersih.

Posted in Hobi. Tags: . 2 Comments »

Tips merawat Arwana Super Red

Kelalaian adalah sumber malapetaka bagi penggemar. Sekali saja lalai tidak mengontrol aerator akuarium, bisa-bisa arwana mati. Apalagi ceroboh, tentu lebih fatal akibatnya. Maka bagi penggemar yang sungguh-sungguh mencintai arwana, pastilah memperhatikan seluk-beluk di sekitar perawatan. Harapannya, agar arwana dalam akuarium bisa tampil anggun dan asri. Lantas apa yang harus dilakukan?

1. Perhatikan peralatan aquarium
Berhasil tidaknya akuarium menjadi tempat yang nyaman bagi ikan arwana, sungguh dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.

Aerator
Fungsi aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium, dan sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pembakaran ke luar dari akuarium. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.

Heater & Thermometer
Alat pemanas (heater) ini diperlukan terutama pada waktu suhu air akuarium turun drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air atau termometer juga dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini sangat dibutuhkan.

Filter
Fungsi filter atau penyaring untuk menyaring air dalam akuarium. Kerja filter mencakup ini untuk menyedot air akuarium, menyaring, dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium dalam kondisi bersih.

Lampu TL
Keberadaan lampu TL, selain menyinarkan cahaya, juga sanggup mempercantik penampilan akuarium. Tapi, jangan sampai sinar lampu TL justru menimbulkan panas yang melebihi kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80×40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.

2. Rajin melakukan perawatan akuarium
Mau tak mau jika Anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium, cukuplah rajin melakukan perawatan. Sebab déngan demikian itu, penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar, dan menyenangkan.

Pemberian makanan
Menu utama arwana dalam akuarium adalah kelabang. Tapi jangan terus- menerus diberi kelabang, sebaiknya divariasi déngan makanan lain. Contohnya: udang, kecoa, katak, lipan, kadal, maupun jangkrik.

Pengontrolan & pergantian air
Setiap hari diwajibkan mengontrol suhu dan pH air. Adapun suhu air ideal bagi ikan arwana sekitar 25-27 derajat Celcius. Andaikata suhu air dingin, segera nyalakan heater hingga suhu air sesuai kebutuhan. Sedangkan pH yang dikehendaki sekitar 6-8,5. Andaikata pH terlalu rendah, maka tambahkan kapur ke dalam akuarium. Selain itu, sanitasi air perlu diperhatikan pula, silakan mengobati air akuarium déngan Malachite green, déngan frekuensi 3 minggu sekali.
Dan jangan lupa, air akuarium juga diganti. Namun pergantian air dipilahkan menjadi dua, yakni: (a) pergantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan volume 10% dari seluruh volume air akuarium, dan (b) total pergantian air dilakukan setiap 3 bulan sekali. Jika Anda menggunakan air PAM, sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor mengendap, dan setelah itu bisa dimasukkan ke dalam akuarium.

3. Penataan interior akuarium
Kehidupan di dalam akuarium adalah replika lingkungan hidup di alam bebas. Oleh karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium. Ini berarti menuntut apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan anggunnya ikan arwana sanggup menampilkan nuansa kesejukan yang harmonis.

Tanaman air
Mengingat asal-muasal ikan arwana yang suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka kita pun siap menyediakan tanaman dimaksud. Ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih antara lain: Vallisneria spiralis, Hidrilla verticillata, Riccia fluiutana, Higrophila polisperma, Pistia stratiotes, Najas indica, dan sebagainya.

Pasir batuan
Pasir digunakan sebagai landasan peletakan batuan. Sebaiknya digunakan pasir sungai, yang masih bercampur dengan humus. Di samping itu, diberi juga batuan dan termasuk karang-karangan. Ukuran batu idéal berdia meter 3 mm. Batuan tersebut memiliki berbagai corak dan warna yang beragam namun tetap indah.

Tips memelihara louhan

JAKARTA – Ikan bertato aksara Mandarin itu hilir-mudik di akuarium. Tubuhnya yang dibaluti perpaduan corak hitam dan perak bisa membuat mata terpikat. Hewan ini pun tak menolak saat dielus–elus tangan sang pemilik. Ikan lou han sebutannya. Lou han yang diberi nama dewa hoki itu diyakini bisa membawa berkah tersendiri.

”Kalau dilihat baik-baik, tulisan Mandarin itu artinya berkembang,” kata Inna, sang pemilik ikan istimewa itu. ”Ikan ini memang nggak punya corak warna yang mencolok, tapi dia punya marking yang jelas sekali. Jadi bisa langsung terbaca,” tambah Inna menunjukkan rajah di tubuh ikan lou han kesayangan itu.
Sebetulnya, sudah banyak pehobi ikan hias yang merayu Inna untuk melepas ikan itu. Namun ibu dua anak ini tak bergeming, not for sale untuk si dewa hoki. ”Wah, ditukar dengan BMW keluaran terbaru pun saya nggak mau (lepas),” kelakarnya dengan mimik kocak. Rasanya, ungkapan itu tak berlebihan. Sebab Inna dan keluarga begitu percaya bahwa ikan itu bisa membawa berkah. Membuat usaha mereka yang tengah dilakoni makin maju. ”Jadi, kalau sampai dilepas bisa-bisa bangkrut kita.”

Yosafat Erie S.
Perhatikan bibit lou han yang baik. Agar tak tertipu sebaiknya Anda memilih bibit lou han yang sudah berukuran di atas tujuh cm.


Cerita Inna tadi cuma satu contoh dari sekian banyak pehobi di dalam negeri yang tengah mabuk cinta dengan lou han. Beberapa bulan terakhir, lou han terbukti berhasil merebut hati para pehobi ikan hias. ”Bahkan, orang yang hobi burung atau anjing ikut-ikutan piara ikan ini,” tambah Inna. Alhasil berbondong-bondonglah mereka beralih status, kolektor lou han yang masih punya hubungan famili dengan ikan mujair ini.

Bisnis Menjanjikan
Menurut Iskandar, importir lou han di bilangan Ciledug, Tangerang, fenomena lou han ini lahir dari dunia timur. Tepatnya, Malaysia. Di tempat asalnya itu, lou han dikenal dengan nama rajah cichlasoma. ”Ia juga sering disebut ikan sun go kong atau flower lou han,” ucap pemilik farm Metro Lou Han itu.
Kelahiran lou han itu bukan cuma membuat ‘heboh’ dunia ikan hias, tapi sekaligus jawaban atas ketiadaan spesies ikan hias yang bisa dibanggakan Malaysia. Wajar saja, kata Iskandar, sebab selama ini negeri jiran itu memang kosong spesies ikan hias yang dapat dibanggakan.
Setelah lou han lahir, Asia (khususnya Malaysia) punya ikan hias ornamental yang berkualitas dan bercitra tinggi. ”Di Malaysia sendiri, ikan ini tumbuh pesat sebagai komoditas bisnis yang sangat menjanjikan. Lou han banyak dijual mulai ukuran lima sampai 30 cm,” papar lelaki dua anak ini dengan ramah.
Sejalan dengan popularitas lou han yang terus meningkat, harga ikan ini pun makin tinggi. Bayangkan, lou han yang bernama Coronation Link dibanderoli angka 1,2 miliar rupiah. Ikan keluaran Meng Akuarium, Malaysia itu unggul pada proporsional badan dan warna yang cerah. Plus bintik mutiara yang bertabur di tubuhnya itu nyaris sempurna.
Sementara itu, cerita Iskandar, farm Malaysia lainnya, Mermaid Explorer memiliki maskot lou han yang tak kalah istimewa. Lou han yang bernama Beautiful Lady With Bikini itu dihargai kurang lebih sama dengan keluaran Meng Akuarium.
”Ikan itu berwarna kuning dengan bintik hitam yang melebar dan memanjang dari insang ke pangkal ekor. Nah, yang membuat jadi makin istimewa pada corak hitam di dekat kepala seperti ada gambar wanita pakai bikini,” ujar Iskandar yang sudah melihat langsung siklid istimewa milik Mermaid itu. Rata-rata, harga lou han berumur dua bulan produksi Mermaid sekitar tiga juta rupiah.
Itu sebabnya, setelah menekuni lou han sebagai hobi, Iskandar berani melepas jabatan direktur keuangan sebuah perusahaan distribusi makanan. Pria kelahiran Jambi itu amat yakin prospek bisnis lou han sangat bagus di Indonesia. Tentunya keyakinan itu didasari fakta-fakta dari negeri tetangga tadi.
Hebatnya lagi, setiap hari rumah yang disulap jadi ruang pamer itu tak pernah sepi pembeli. ”Sejak pertama impor, penjualan ikan ini terus meningkat. Yang beli datang dari mana-mana. Bukan cuma dari Jawa saja, dari Jambi pun ada,” ucap lelaki yang mengenal lou han dari temannya, seorang eksportir di Singapura.

Magnet Kuat
Lou han memang bak magnet kuat. Ikan ini bisa bikin orang kepincut hingga banyak pehobi berusaha memiliki.
”Saya senang ikan ini gara-gara penasaran dengan corak di badannya itu. Kata teman-teman saya, coraknya itu bisa dibaca. Yang jelas nggak semua ikan hias punya keunikan seperti itu,” ungkap St. Adinata, pehobi lou han dari Solo. Belum lagi perpaduan warna yang ada di tubuh lou han, lelaki paruh baya ini makin tergila-gila. ”Warnanya seperti buatan manusia.”
Selain punya warna yang cerah, umumnya berwarna kuning atau merah, tubuh lou han seperti memiliki tebaran mutiara berupa totol metalik. ”Nah, kalo ditaruh di akuarium dengan pencahayaan tepat, lou han akan memancarkan cahaya dari bintik-bintik mutiara itu. Wah cantik sekali lah,” kata Adinata.
Awalnya, Adinata mengaku hanya mengoleksi burung saja. Namun setelah melihat keindahan lou han saat berjalan-jalan di Singapura, bapak tiga anak itu memutuskan untuk ”berburu” ikan hoki ini. ”Saya koleksi lou han memang baru tiga bulan.”
Meski tergolong ”pemain” baru, Adinata telah mengoleksi 18 lou han. Di antaranya, flower leopard. Ikan ini punya bintik-bintik mutiara yang sangat jelas. Alhasil ia kian betah berlama-lama menatap lou han kesayangannya itu.
Lou han yang baik, juga memiliki proporsional tubuh yang seimbang. Ada lou han yang bertubuh segi empat, atau bertubuh bulat seperti cakram. Dua-duanya jadi kegemaran para pehobi. ”Bentuk segi empat yang baik punya perbandingan ukuran lebar dan panjang 1 banding 1,5. Jika lebih pendek atau panjang, ikan itu termasuk jenis yang kurang bagus,” ujar Adinata. Tapi jenis lou han yang punya bentuk seperti cakram itu paling disukai, jarang dan unik.
Penentu lain, ukuran nongnong kepala atau tonjolan di kepala. Lou han yang punya nongnong besar pada bagian kepalanya, juga jadi incaran pehobi lokal. Menurut Nurdin, salah satu ”pemain” lou han di kawasan Jalan Sumenep, Jakarta Pusat, permintaan nongnong yang besar itu sebenarnya datang dari pehobi di Indonesia. ”Wah, sejauh yang saya tahu, di Malaysia atau Singapura lou han dengan jidat nongnong nggak terlalu ngetop.”

Cermat Saat Memilih
Bagi pemula hobi ini, Iskandar selalu wanti-wanti dalam memilih. ”Mending pilih lou han yang berukuran kecil dulu. Apalagi buat pemula yang kantungnya pas-pasan.” Tapi dari situlah kendala menghadang. Sebab tak mudah untuk memilih lou han berkualitas baik saat masih kecil. Apalagi jika pedangangnya nakal dan memberi kita lou han palsu, seperti Cichlasoma synspilum, Cichlasoma trimaculatum, Cichlasoma muculicauda atau Cichlasoma festae.
Ikan-ikan itu sebetulnya masih ada hubungan darah dengan lou han. Mereka masih dalam satu genus, Cichlasoma. Tak aneh jika badan ikan itu bermotif walau hanya bercak hitam. Kepala juga sama dengan lou han. Konon jenis-jenis itu sebagai silangan untuk menghasilkan lou han.
Lou han-lou han palsu itu bisa menjebak karena tak sesuai harapan pehobi. Setelah berukuran 7 cm, motif di tubuh akan melebar, tipis dan semakin kabur. ”Jadi, kalau mau beli lebih baik pilih yang sudah berukuran di atas tujuh cm. Saat itu, kecantikan lou han sudah mulai terlihat. Atau beli saja pada penyedia yang sudah terpercaya,” tutur Iskandar.
Dari segi perawatan, tak ada yang sulit untuk memelihara ikan yang mudah beradaptasi ini. Ikan ini tak memerlukan akuarium yang berukuran besar. Biasanya, ukuran akuarium disesuaikan dengan panjang tubuh si lou han. Contohnya, untuk lou han berukuran 40 – 50 cm bisa digunakan akuarium dengan ukuran 200 x 170 x 80 cm.
Agar terlihat makin cantik, di dalam akuarium bisa dibuatkan diorama. Mulai dari batu-batuan, pasir, kerikil, pajangan hingga gambar belakang dinding akuarium. Lengkap dengan filter, aerator, alat penyifon air dan lampu flourescence atau ultra violet.
Anda juga harus memperhatikan penggantian air. Meski tak menuntut penggantian setiap hari, namun air yang kotor bisa membuat tubuh ikan terkena jamur. ”Kalau airnya jarang diganti, sirip, insang dan mata lou han akan timbul bintik-bintik putih,” ujar Inna. Itu sebabnya ia menganjurkan untuk membubuhi sedikit garam dalam air akuarium.
Soal makanan, perhatikan umur si ikan. Saat berusia anakan, lou han cukup diberi cacing darah (blood worm), cacing sutra (tubifex worm), cuk (jentik nyamuk) dan kutu air. Setelah dewasa, lou han bisa diberi makanan yang agak besar, seperti cacing tanah, ikan cere dan udang hidup.
Pemberian udang bisa diselang-seling dengan tanah dan pelet (pakan buatan). Udang dan pelet itu bisa menambah cerah warna lou han.
(str/bayu dwi mardana)

Posted in Hobi. Tags: . 32 Comments »

Tips memelihara Kucing

Kucing selalu meninggalkan bekas cakaran untuk menandai daerah kekuasaan, mempertajam kukunya dan meregangkan otot mereka. Namun apa jadinya jika kucing-kucing kesayangan Anda merusak perabotan rumah? Yang Anda perlukan adalah mengalihkan perhatian mereka dan jangan lalai memberi makan juga mainan untuk memberikan ia sedikit kesibukan. Berikut tips untuk mengatasinya.
1. Berikan tempat khusus mencakar untuknya dan letakkan di lokasi di mana kucing Anda suka bersantai. Misalkan tempat yang tepat selalu terkena cahaya matahari dari jendela.

2. Bereksperimen dengan beberapa model tempat mencakar untuk menemukan selera kucing anda. Tanamkan dalam pikiran bahwa tiap kucing menyukai permukaan tekstur yang berbeda. Misalkan kardus, kayu atau karpet. Perhatikan juga cara Anda meletakkannya, horizontal atau vertikal.

3. Ajak kucing Anda untuk menggunakan tempat cakaran khusus yang sudah disediakan. Dan hadiahi dia dengan makanan juga pujian.

4. Pertimbangkan untuk memberikan perhatian lebih pada kucing Anda ketika ia tidur siang. Pindahkan tempat tidurnya ke dekat tempat cakaran khusus yang sudah disediakan agar ia terbiasa. Kebiasaan setiap kucing pasti mencakar ketika mereka bangun.

5. Hindari menghukum kucing Anda jika ia mencakar di tempat yang tidak seharusnya. Hukuman mengajarkan kucing untuk tidak mencakar di tempat yang Anda larang, tapi tak akan menghentikannya mencakar tempat tersebut saat Anda tak ada.

6. Kucing memang paling doyan mencakari sofa. Hindari membiarkan kucing mencakar sofa lama walaupun Anda berencana untuk membuang sofa tersebut. Ini hanya akan menambah kebiasaannya mencakar sofa baru Anda.

7. Jika cara di atas tak berhasil juga, konsultasikan masalah ini dengan Dokter Hewan sebelum Anda menyerah. Perilaku merusak adalah alasan utama mengapa orang menyerah untuk memelihara kucing dan menggantinya dengan hewan peliharaan lain.

Harus diperhatian, kucing juga seperti manusia yang kadang-kadang perasa. Berteriak dan suara yang keras dapat menyebabkan kucing Anda mengalami kepanikan dan menambah kelakuan merusaknya. Mencakar adalah perilaku alam kucing, jadi menghambatnya untuk mencakar di satu area tidak akan membuatnya berhenti mencakar di tempat lain.

Posted in Hobi. Tags: . 1 Comment »
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.